1. Keadaan masyarakat Indonesia pada sistem pemerintahan dengan Demokrasi.
1. Revolusi kemerdekaan (1945-1950)
2. Parlementer (1950-1959)
3. Terpimlin (1959-1956)
4. Orde Baru (1966-1998)
5. Reformasi (1998-sekarang)
Jawab :
1. Revolusi kemerdekaan (1945-1950)
• pada saat itu masyarakat Indonesia masih berjuang melawan Belanda yang ingin menjajah kembali di Indonesia.
• Pada saat itu, Demokrasi belum berjalan dengan baik.
• Masyarakat Indonesia masih disibukkan oleh adanya revolusi fisik.
2. Parlementer (1950-1959)
• Pada saat itu kondisi politik tidak stabil sering terjadinya pergantian kabinet dan sering terjadi pertentangan politik diantara parpol yang ada kehidupan masyarakat dalam keadaan melarat.
• Pada saat itu dianjurkan untuk membentuk partai-partai politik yang lebih banyak sehingga memungkinkan masyarakat untuk ikut berperan dalam suatu partai.
3. Terpimpin (1959-1965)
• Kehidupan sosial Budaya pada masa Demokrasi terpimpin banyak dipengaruhi oleh partai komunis Indonesia, karena adanya ajaran Resopim serta kemerosotan ekonomi.
• Kebudayaannya mengalami banyak perkembangan seperti lahirnya LEKRA (PKI), LKN (PNI), LKKI (Partai Khatolik), HSBI (Mul), LESBUMI (NU)
4. Orde Baru (1966-1998)
• Masyarakat dapat merasakan pembangunan Nasional yang dilakukan oleh pemerintah.
• Masyarakat Indonesia dapat ikut berpatisipasi dan ikut dalam pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu)
• Masyarakat Indonesia bisa mendapatkan ketertiban dan keamanan karena pada saat itu pemerintah telah mengikis bentuk-bentuk rong-rongan penyelewengan.
• Adanya keadilan sosial yang dirasakan masyarakat dari pemerintahan pembangunan.
5. Reformasi (1998-Sekarang)
• Banyaknya jumlah pengangguran akibat krisis moneter tahun 1997
• Masyarakat mendapat kemudahan dari pemerintah dengan penyediaan barang kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.
• Penyediaan perluasan lapangan kerja dari pemerintah untuk mengatasi jumlah pengangguran sehingga menjadi peluang masyarakat untuk kembali bekerja.
2. Jelaskan kelemahan dan kelebihan dari masing-masing sistem pemerintahan!
Jawab :
1. Revolusi Kemerdekaan (1945-1950)
Kelemahan :
-Tidak memberikan demokrasi pada rakyat sepenuhnya, diatur dengan UU tertulis yang kurang fektif dan pengawasan demokrasi masih lemah.
Kelebihan :
-Memberikan kebebasan bermusyawarah, mengutamakan kepentingan rakyat, lebih manusiawi secara moralis dan bebas menyampaikan pendapat dalam batas kesopanan.
2. Parlementer (1950-1959)
Kelemahan :
-kedudukan badan eksekutif/kabinet sangat tergantung pada mayoritas dukungan parlemen sehingga sewaktu-waktu dapat dijatuhkan oleh parlementer
-Parlemen menjadi tempat kaderisasi bagi jabatan-jabatan eksekutif.
Kelebihan :
-Pembuatan kebijakan dapat ditangani secara tepat.
-Garis tanggung jawab dalam pembuatan dan pelaksanaan kebijakan publik jelas.
3. Terpimpin (1959-1965)
Kelemahan :
-Penataan kehidupan konstitusi tidak jalan.
-Kehidupan politik tidak demokratis.
-Kekuasaan penuh di tangan presiden.
-Pertentangan ideologi sangat tajam.
Kelebihan :
-Mampu membangun integritas nasional.
-Kembalinya Irian Barat.
-Pelopor non Blok dan pemimpin Aisa-Afrika.
4. Orde Baru (1966-1998)
Kelemahan :
-Semaraknya korupsi, kolusi dan nepotisme.
-Pembangunan tidak merata.
-Munculnya rasa ketidak puasan dari sejumlah daerah karena kesenjangan pembangunan.
-Kecemburuan antara penduduk setempat dengan para transmigran yang mendapat tunjangan dari pemerintah.
Kelebihan :
-Sukses Transmigran
-Sukses KB
-Sukses memerangi angka buta huruf
-Sukses keamanan dalam negri.
5. Reformasi (1998-Sekarang)
Kelemahan :
Ekonomi tidak stabil, kurs valuta asing yang sangat buruk, kemiskinan dan banyak terjadi pengangguran.
Kelebihan :
Hak dan kewajiban warga negara saat itu dihormati dan dijunjung tinggi, HAM dijunjung tinggi, kebebasan pers tidak terbatas, demokrasi berada di tangan takyat.
3. Kesimpulan saya tentang pelaksanaan sistem pemerintahan di Indonesia.
Jawab : Sistem pemerintahan di Indonesia adalah Demokrasi dimana pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat.
Dalam pelaksanaannya pemerintahan ini Indonesia melalui beberapa fase di mana ada sistem pemerintahan Indonesia yang sempat tidak sesuai dengan pancasila seperti pada sistem pemerintahan parlementer yang memiliki UUD sementara yang kemudian dikembalikan lagi ke UUD 1945 karena dianut oleh Indonesia dan pancasila. Indonesia juga sempat memgalami krisis moneter di sistem pemerintahan Orde Baru (1966-1998) dan sampai pemerintahan reformasi pun ekonomi Indonesia masih belum stabil.
Tapi, sistem pemerintahan yang digunakan hingga sekarang sudah cukup baik. Hak dan kewajiban warga negara sudah dijunjung tinggi, Adanya HAM dan Demokrasi berada di tangan rakyat.
1. Revolusi kemerdekaan (1945-1950)
2. Parlementer (1950-1959)
3. Terpimlin (1959-1956)
4. Orde Baru (1966-1998)
5. Reformasi (1998-sekarang)
Jawab :
1. Revolusi kemerdekaan (1945-1950)
• pada saat itu masyarakat Indonesia masih berjuang melawan Belanda yang ingin menjajah kembali di Indonesia.
• Pada saat itu, Demokrasi belum berjalan dengan baik.
• Masyarakat Indonesia masih disibukkan oleh adanya revolusi fisik.
2. Parlementer (1950-1959)
• Pada saat itu kondisi politik tidak stabil sering terjadinya pergantian kabinet dan sering terjadi pertentangan politik diantara parpol yang ada kehidupan masyarakat dalam keadaan melarat.
• Pada saat itu dianjurkan untuk membentuk partai-partai politik yang lebih banyak sehingga memungkinkan masyarakat untuk ikut berperan dalam suatu partai.
3. Terpimpin (1959-1965)
• Kehidupan sosial Budaya pada masa Demokrasi terpimpin banyak dipengaruhi oleh partai komunis Indonesia, karena adanya ajaran Resopim serta kemerosotan ekonomi.
• Kebudayaannya mengalami banyak perkembangan seperti lahirnya LEKRA (PKI), LKN (PNI), LKKI (Partai Khatolik), HSBI (Mul), LESBUMI (NU)
4. Orde Baru (1966-1998)
• Masyarakat dapat merasakan pembangunan Nasional yang dilakukan oleh pemerintah.
• Masyarakat Indonesia dapat ikut berpatisipasi dan ikut dalam pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu)
• Masyarakat Indonesia bisa mendapatkan ketertiban dan keamanan karena pada saat itu pemerintah telah mengikis bentuk-bentuk rong-rongan penyelewengan.
• Adanya keadilan sosial yang dirasakan masyarakat dari pemerintahan pembangunan.
5. Reformasi (1998-Sekarang)
• Banyaknya jumlah pengangguran akibat krisis moneter tahun 1997
• Masyarakat mendapat kemudahan dari pemerintah dengan penyediaan barang kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.
• Penyediaan perluasan lapangan kerja dari pemerintah untuk mengatasi jumlah pengangguran sehingga menjadi peluang masyarakat untuk kembali bekerja.
2. Jelaskan kelemahan dan kelebihan dari masing-masing sistem pemerintahan!
Jawab :
1. Revolusi Kemerdekaan (1945-1950)
Kelemahan :
-Tidak memberikan demokrasi pada rakyat sepenuhnya, diatur dengan UU tertulis yang kurang fektif dan pengawasan demokrasi masih lemah.
Kelebihan :
-Memberikan kebebasan bermusyawarah, mengutamakan kepentingan rakyat, lebih manusiawi secara moralis dan bebas menyampaikan pendapat dalam batas kesopanan.
2. Parlementer (1950-1959)
Kelemahan :
-kedudukan badan eksekutif/kabinet sangat tergantung pada mayoritas dukungan parlemen sehingga sewaktu-waktu dapat dijatuhkan oleh parlementer
-Parlemen menjadi tempat kaderisasi bagi jabatan-jabatan eksekutif.
Kelebihan :
-Pembuatan kebijakan dapat ditangani secara tepat.
-Garis tanggung jawab dalam pembuatan dan pelaksanaan kebijakan publik jelas.
3. Terpimpin (1959-1965)
Kelemahan :
-Penataan kehidupan konstitusi tidak jalan.
-Kehidupan politik tidak demokratis.
-Kekuasaan penuh di tangan presiden.
-Pertentangan ideologi sangat tajam.
Kelebihan :
-Mampu membangun integritas nasional.
-Kembalinya Irian Barat.
-Pelopor non Blok dan pemimpin Aisa-Afrika.
4. Orde Baru (1966-1998)
Kelemahan :
-Semaraknya korupsi, kolusi dan nepotisme.
-Pembangunan tidak merata.
-Munculnya rasa ketidak puasan dari sejumlah daerah karena kesenjangan pembangunan.
-Kecemburuan antara penduduk setempat dengan para transmigran yang mendapat tunjangan dari pemerintah.
Kelebihan :
-Sukses Transmigran
-Sukses KB
-Sukses memerangi angka buta huruf
-Sukses keamanan dalam negri.
5. Reformasi (1998-Sekarang)
Kelemahan :
Ekonomi tidak stabil, kurs valuta asing yang sangat buruk, kemiskinan dan banyak terjadi pengangguran.
Kelebihan :
Hak dan kewajiban warga negara saat itu dihormati dan dijunjung tinggi, HAM dijunjung tinggi, kebebasan pers tidak terbatas, demokrasi berada di tangan takyat.
3. Kesimpulan saya tentang pelaksanaan sistem pemerintahan di Indonesia.
Jawab : Sistem pemerintahan di Indonesia adalah Demokrasi dimana pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat.
Dalam pelaksanaannya pemerintahan ini Indonesia melalui beberapa fase di mana ada sistem pemerintahan Indonesia yang sempat tidak sesuai dengan pancasila seperti pada sistem pemerintahan parlementer yang memiliki UUD sementara yang kemudian dikembalikan lagi ke UUD 1945 karena dianut oleh Indonesia dan pancasila. Indonesia juga sempat memgalami krisis moneter di sistem pemerintahan Orde Baru (1966-1998) dan sampai pemerintahan reformasi pun ekonomi Indonesia masih belum stabil.
Tapi, sistem pemerintahan yang digunakan hingga sekarang sudah cukup baik. Hak dan kewajiban warga negara sudah dijunjung tinggi, Adanya HAM dan Demokrasi berada di tangan rakyat.
Komentar
Posting Komentar